Proses alami dari sebuah kehidupan bermula dari suatu yang tidak kita duga sebelumnya, di tempat yang kita tidak pernah menyangkanya...!!!

Sabtu, 17 November 2012

Penanggulangan Kutu Putih pada Labu Siam


PRAKTIKUM MATA KULIAH KHUSUS

METODOLOGI

A.  Lokasi dan Waktu

Lokasi pelaksanaan praktik Mata Kuliah Khusus di Kebun Manisa (labu siam) STPP Malang seluas ± 200 m2.

Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 6 November 2012, jam 7:30 - 10:00 WIB

B.  Pelaksanaan Kegiatan

1.    Identifikasi hama dan penyakit yang menyerang tanaman labu siam.

2.    Identifikasi faktor yang menyebabkan terjadinya serangan H/P.

3.    Memberikan rekomendasi yang tepat.


 
PEMBAHASAN

A.  Identifikasi Hama dan Penyakit yang Menyerang Tanaman Labu Siam
Setelah kami melakukan analisa dan pengamatan, tanaman labu siam pada lahan kebun STPP Malang diserang oleh hama Kutu Putih (Paracoccus marginatus). Kutu putih memiliki alat mulut menusuk, mengisap dan memakan jaringan tanaman untuk mengisap cairan tanaman.
Gejala yang terlihat pada tanaman labu siam, antara lain:
  • tanaman mengalami klorosis dan kelainan bentuk pada daun (Gambar 1),
  • serangan pada pucuk tanaman labu siam menyebabkan daun menjadi kerdil dan keriput (Gambar 2),
  • daun dan buah mudah rontok,
  • permukaan tanaman ditutupi oleh embun madu dan akhirnya tanaman mengalami kematian (Gambar 3), dan
  • tanaman yang terserang hama ini juga menunjukan gejala seperti terbakar (Gambar 4).

.

Gambar 1  Pertumbuhan Tanaman yang Abnormal




Gambar 2  Pucuk Tanaman yang Kerdil dan Keriput

 

Gambar 3  Permukaan Bawah Daun yang Tertutup Embun Madu


 

Gambar 4  Gejala Daun Seperti Terbakar pada Tanaman yang Terserang

 

B.  Faktor Penyebab Terjadinya Serangan Kutu Putih

Faktor penyebab terjadinya serangan kutu putih pada tanaman labu siam di kebun STPP Malang, antara lain:

1.      terjadinya musim panas (kemarau) yang berkepanjangan,

2.      kandungan Nitrogen (senyawa esensial) yang terdapat pada tanaman labu siam di lahan STPP Malang cukup tinggi,

3. kandungan protein yang cukup tinggi pada tanaman labu siam menyebabkan intensitas serangan lebih besar, seperti halnya pada tanaman pepaya dan ketela pohon, dan

4.   adanya proses penyebaran hama kutu putih dengan cepat melalui bantuan angin, menempel pada bulu-bulu unggas seperti burung, terbawa oleh pakaian atau bahan tanaman yang diperdagangkan.

C.  Rekomendasi yang Sesuai dengan Kondisi Lahan

1.    membakar daun/tanaman yang terserang hama kutu putih,

2.    mengurangi pemberian unsur N setiap melakukan pemupukan,

3.  penyemprotan dengan pestisida organik (daun mimba + sabun wings)


 
 
DAFTAR PUSTAKA
 

 
Erna Z. 2012. Paracoccus marginatus William & Granara de Willink Spesies Baru Kutu Putih Pepaya Ancam Komoditas Perkebunan. BBP2TP. Post Jumat 12 Mei 2012  02:16

 [Dirjen Holtikultura] Direktorat Jendral Holtikultura. 2008. Waspada Serangan Kutu Putih pada Tanaman Pepaya. http://hortikultura.deptan.go.id/

 Purnama D. 2008. Invasi Kutu dari Meksiko. Koran Tempo, 15 Agustus 2008.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar